««•»»ذَلِكَ بِأَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا اتَّبَعُوا الْبَاطِلَ وَأَنَّ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّبَعُوا الْحَقَّ مِنْ رَبِّهِمْ كَذَلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ لِلنَّاسِ أَمْثَالَهُمْ
««•»»
dzaalika bi-anna alladziina kafaruu ittaba'uu albaathila wa-anna alladziina aamanuu ittaba'uu alhaqqa min rabbihim kadzaalika yadhribu allaahu lilnnaasi amtsaalahum
««•»»
Yang demikian adalah karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang bathil dan sesungguhnya orang-orang mu'min mengikuti yang haq dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah membuat untuk manusia perbandingan-perbandingan bagi mereka.
««•»»
That is because the faithless follow falsehood, and because the faithful follow the truth from their Lord. That is how Allah draws comparisons for mankind.
««•»»
Dalam ayat ini diterangkan sebab dihapusnya pahala amal dan perbuatan orang-orang kafir, diterima serta diberi pahala amal dan perbuatan orang-orang yang beriman. Allah SWT. membatalkan pahala amal dan perbuatan orang-orang kafir karena mereka memilih kesesatan dari kebenaran, mengikuti godaan setan, mengikuti hawa nafsunya, tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.
Kunci diterimanya suatu amal dan perbuatan ini ialah beriman kepada Allah dan kepada Rasul-Nya, sedangkan orang-orang yang beriman tunduk dan patuh kepada Allah, seluruh amal dan perbuatannya dilakukan semata-mata mencari keridaan Allah. Karena itu Allah SWT. menenangkan hati dan pikiran mereka serta membimbing mereka menempuh jalan yang lurus.
Demikianlah Allah SWT. sebagaimana Dia menerangkan dengan tegas sikap dan tindakan-Nya terhadap orang-orang kafir dan orang-orang yang beriman. demikian pula Dia telah membuat perumpamaan, tamsil dan ibarat bagi manusia dengan mengemukakan sifat-sifat, perbuatan-perbuatan dan keyakinan seseorang dalam hidup dan kehidupannya.
Sebenarnya orang-orang yang mengerti dan memahami, maka dengan perumpamaan, tamsil dan ibarat itu mereka tentu beriman kepada Allah, tetapi karena orang-orang kafir itu, hati, pendengaran dan penglihatannya telah tertutup dan terkunci mati karena kejahatan yang lelah dilakukannya, maka semuanya itu tidak berarti sedikit pun bagi mereka.
Dari ayat ini dapat diambil suatu asas, yaitu; telan menjadi Sunatullah (hukum Allah) yang tidak dapat dipungkiri oleh siapa pun, bahwa dasar semua amal dan perbuatan seseorang yang diridai Allah ialah iman kepada-Nya, kepada Muhammad sebagai Rasul-Nya, kepada semua yang dibawa oleh Rasul itu dan mengerjakan semua perintah-perintah-Nya serta menjauhi semua larangan-Nya.
Itulah amal dan perbuatan yang benar dan diberi pahala, sedangkan amal dan perbuatan yang tidak didasari dengan iman, takwa dan taat kepada-Nya itu tidak ada pahalanya di sisi Allah, ibarat buih yang terapung di permukaan air yang timbul dan hilang tanpa meninggalkan bekas
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Yang demikian) maksudnya penghapusan amal dan pengampunan kesalahan-kesalahan itu (adalah karena) disebabkan (orang-orang kafir mengikuti yang batil) yakni ajakan setan (dan sesungguhnya orang-orang yang beriman mengikuti yang hak) yakni Alquran (dari Rabb mereka. Demikianlah) sebagaimana penjelasan tersebut (Allah membuat untuk manusia perbandingan-perbandingan bagi mereka) untuk menjelaskan keadaan mereka, yaitu orang kafir amalnya akan dihapus, sedangkan orang mukmin kesalahan-kesalahannya akan diampuni.
««•»»
That, rendering void of their works and the absolution of evil deeds, is because those who disbelieve follow falsehood, Satan, and because those who believe follow the truth, the Qur’ān, from their Lord. Thus, in the same manner of clarification, does God strike for mankind similitudes of themselves, [that is how] He clarifies for them their states, in other words, the disbeliever has his work rendered void while the believer is forgiven.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 2]•[AYAT 4]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
3of38
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=47&tAyahNo=3&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#47:3

Tidak ada komentar:
Posting Komentar